Jumat, 06 Juli 2012

1-1-11


Not same with fact..
klo w baca lgi nih puisi, itu tuh pas w bru mau pergi jauuuuuh dri dia..
dan w yakin ma hubungan nih..
yahh tapi gmna lgi, kata orng nasi dh jadi bubur, bubur dh d makan, trus dh d kluarin lgi hahahahah*YAQS jorok amat sih lo,..bodo amat..amat sapa dah..?
lngnsg aja dah simak nih...

1-1-11
Berjalan di tengah hembusan angin malam...
Arah tak menentu kemana akhir dri perjalanan...
Melihat manusia tersenyum terkembang...
Teringat dirimu wanitaku tersayang...

Menghitung bintang dihamparan langit malam...
Tak terhitung jumlahnya yang bertebaran...
Mengukur cintaku pada kekasih pujaan...
Seperti bintang berjuta-juta serpihan...

Ku hadapi kenyataan cintaku padamu...
Berjuangmempertahankan senyum indah bibirmu...
Menahan segala godaan dari segala penjuru...
Untuk dirimu, wanitaku...

Meyakini dengan penuh keyakinan...
Akhir dri perjuangan yang dilakukan...
Kebahagiaan menanti kita di depan...
Keberhasilan dri sebuah kekuatan dan kepercayaan...

(orang bijak pernah berkata ”hati lebih lembut dri kain sutra, lebih cepat keruh dri pada air tertetes noda, karena itu jagalah kelembutannya, dan kejernihan di dalamnya, karena itulah cinta”.

1 komentar: