Not same with fact..
klo w baca lgi nih puisi, itu tuh pas w
bru mau pergi jauuuuuh dri dia..
dan w yakin ma hubungan nih..
yahh tapi gmna lgi, kata orng nasi dh
jadi bubur, bubur dh d makan, trus dh d kluarin lgi hahahahah*YAQS jorok amat
sih lo,..bodo amat..amat sapa dah..?
lngnsg aja dah simak nih...
1-1-11
Berjalan di tengah hembusan angin malam...
Arah tak menentu kemana akhir dri
perjalanan...
Melihat manusia tersenyum terkembang...
Teringat dirimu wanitaku tersayang...
Menghitung bintang dihamparan langit malam...
Tak terhitung jumlahnya yang bertebaran...
Mengukur cintaku pada kekasih pujaan...
Seperti bintang berjuta-juta serpihan...
Ku hadapi kenyataan cintaku padamu...
Berjuangmempertahankan senyum indah
bibirmu...
Menahan segala godaan dari segala
penjuru...
Untuk dirimu, wanitaku...
Meyakini dengan penuh keyakinan...
Akhir dri perjuangan yang dilakukan...
Kebahagiaan menanti kita di depan...
Keberhasilan dri sebuah kekuatan dan kepercayaan...
(orang bijak pernah berkata ”hati lebih
lembut dri kain sutra, lebih cepat keruh dri pada air tertetes noda, karena itu
jagalah kelembutannya, dan kejernihan di dalamnya, karena itulah cinta”.
guuys, kunjungi blog w yee.
BalasHapus