malam, gelap, kelam, menyembunyikan senyum rembulan dibalik hitamnya awan...
sepi, berdua, diam, kami hanya berdiri terpaku menatapi bunga-bunga taman...
bibirku kelu, gemetar badanku membuat malam ini terasa lama ...
darahku mendidih, jantungku terpompa lebih cepat dari biasanya, dirimu penyebabnya...
oh Tuhan, engkau mencintai keindahan bukan? tapi mengapa kau membiarkan indah ciptaanmu ini sedih layu akan kehidupan...
oh Tuhan, bukankah salah satu sifat-Mu ar-Rahman? tapi mengapa kau membiarkan air matanya mengalir menyedihkan...
andai, andaikan aku memiliki kekuatan untuk menjaga keindahan-Mu, tapi aku tak mampu...
andai, andaikan waktu aku yang menguasai akan ku putar kembali dimana saat-saat aku menjagamu...
dinginnya udara, gelapnya malam, derasnya hujan tak mampu menyembunyikan air matamu Pi. jelas terlihat kilau air matamu yang jatyuh membasahi pipimu. aku tak mampu berkata, aku takut mengganggu dengan suaraku. aku hanya bisa menahan pegal tangan ini menjaga dirimu dari hujan malam ini. hanya bisa mendengar kisah pilu hidupmu, yang jelas aku tak tahu. ya aku tak tau! kau genggam erat tanganmu, aku tahu untuk menahan dirimu dari perihnya sedihmu. kau mencoba tersenyum palsu disampingku, aku tahu dirimu mencoba mengatakan bahwa dirimu kuat menghadapi.
malam itu setelah waktu menghentikan rintik hujan, setelah Piyu mencoba menghentikan air matanya. w nganter balik ke kamarnya. ya, w gk tega melihat wanita menangis di depan w, apalagi setelah mendengar ceritanya dulu, hati w ikut sedih. bisa dibilang malam itu adalah malam dimana w terbawa kembali ke masa dimana w ketemu bapaknya waktu minjem duit yang gak sedikit jumlahnya. waktu dimana w tau, kalo duit itu ternyata untuk biaya pengobatan Piyu yang kecelakaan. tapi waktu menyembunyikan cerita sebelumnya, awal dimana hatinya menjadi perih, matanya tak berhenti mengalirkan air kepedihan, waktu dimana kakinya tak mau melangkah kedepan melanjutkan kehidupan, waktu dimana...
2 tahun yang lalu...
Minggu, 11 Januari 2015
Langganan:
Posting Komentar (Atom)
0 komentar:
Posting Komentar