5 bulan setelahnya
yaaaah, bisa dibilang hubungan w sama Rey lumayan lancar. kita gak berhubungan secara khusus seperti anak-anak zaman sekarang yang katanya pacaran.hahaha pernah suatu kali w bilang ke dia "Rey, dulu aku udah nyiapin rencana aku untuk 5 tahun kehidupan aku mendatang. dan kamu terdapat di dalamnya?"
"serius?"
"serius, yaaah walaupun aku gak tau nanti Allah ngizininnya sama siapa? tapi ini salah satu ikhtiar aku"
hari ini kegiatan ku sama-sama aja seperti sebelumnya. jam 5 pergi ke Blok-M, jam set7 pergi ke kantor, jam 5 pulang, nah kali ini w tambah kegiatan w pada malam hari, yang biasanya istirahat tapi w kali ini isi dengan ngajar ngaji di masjid deket rumah w.
"chaidir, kamu bisa ke ruangan saya?"
"bisa pak, kapan?"
"sekarang"
waduh, ada apaan nih. kok tiba-tiba pak Burhan minta w ke kantornya, terlepas dia emang atasan w di kantor. tapiiii, mendadak gini. biasanya juga lewat Dimas nyampeinnya.
lima menit kemudian w udah sampe di kantornya.
"assalamu'alaikum pak. ada apa?"
"wa'alaikumsalam. silahkan-silahkan"
"makasih pak. iya pak. tumben amat pak tiba-tiba manggil mendadak gini. gak biasanya"
"gini dir, rencananya minggu depan dari pihak pusat ada acara seminar dan pelatihan bagi karyawan-karyawan cabang untuk dimutasi ke pusat. nah, bapak lihat di KC ( Kantor Cabang ) ini kamu yang bapak lihat cocok. gimana?"
"pak, saya kan baru 2 tahun disini pak. sedangkan masih banyak karyawan-karyawan yang lebih lama bekerja disini".
"emang bener, tapi diantara mereka yang salam 2 tahun ini karirnya meroket siapa? yang kerjanya bagus siapa? ya kamu. tenang aja, nanti kamu ditemenin sama Rey. bapak emang sengaja mempersiapkan dia sebagai pengganti kamu nantinya.
"dimana pak?"
"di Sabang"
aku bingung. pusat, artinya aku jauh dari Rey dong. walau KC deket sama rumah tapi...haaaaaaaaaaaah, bisa gila w kalo mikir terus kayak gini. w terima aja dah. biar buat susana baru.
Kamis, 12 Juni 2014
Langganan:
Posting Komentar (Atom)
0 komentar:
Posting Komentar